Pengertian Transport Layer
Transport layer adalah layer ke 4 dari
TCP/IP layer. Transport layer adalah untuk memastikan koneksi antara dua
device dengan device-device yang terhubung melalui layer-layer yang
dibawahnya. Transport layer inilah yang bertangguang jawab untuk
memastikan koneksi berlangsung.
Tugas transport layer
1. Paketizing :
Membuat paket yang lebih kecil dari suatu data. contohnya saat kita
mengirimkan data dengan ukuran 10 GB maka pada saat pengiriman tidak
akan langsung data 10 GB tersebut dikirim, tapi dipecah-pecah menjadi
ukuran yang lebih kecil misalkan 2 MB – 2MB.
2. connetion control
mengontrol koneksi antar dua device yang sedang berkomunikasi diluar layer 3,2, dan 1.
3. Addressing :
berbeda dengan address layer lainnya, address disini yaitu socket address.
4. providing realibiliy
Menyediakan availability dan realibilty, yaitu memastikan koneksi harus
tetap terhubung mengunakan protocol atau aturan yang ada. Jika terputus
harus dihubungkan ulang.
Socket address dan Port number
Ditransport layer yang kita kenal dengan socket address, itu adalah
aplication addressig. Apa sih aplication addressing? Itu merupakan
gabungan antara IP address dan port number. Port number merupakan
nomor-nomor yang bersesuaian dengan jenis-jenis aplikasinya. Contoh
browser dengan http, kita tinggal ketik http di suatu aplikasi browser.
Tetapi di transport layer http dikonfersikan menjadi port number,
default port number http adalah port number 80. Port number didesign
oleh IANA. Dari 0 s/d 1023, itu dikenal sebagai well known port number.
1024 s/d 49151 dikenal sebagai registered port, kalau kita buat suatu
aplikasi kemudian kita daftar ke IANA maka kita akan mendapat data port
number. 49152 s/d 65535 merupakan dikenal sebagai private port, gunakan
untuk privasi, bebas mengunakan port number yang mana saja.
Untuk apa port number itu? Yaitu untuk mengidentifikasi port number
yang bersesuai dengan aplikasi, kalau ada pengiriman melalui port number
80 otomatis aplikasi akan tau port number 80 itu untuk aplikasi browser
http. servernya browser akan mengirimkan informasi mengenai data http.
Tapi harus bersesuaian dengan IP address, karena itu setiap devies harus
memiliki IP address untuk menjalankan suatu aplikasi dan harus memiliki
port number tertentu. Contoh seperti gambar dibawah.
Jenis Protocol
Ditransport layer memiliki dua jenis protocol, yaitu :
· TCP (Transmisi Control Protocol),
TCP bersifat connection oriented, yaitu saat komunikasi antara 2
device terjadi koneksi ini tidak boleh terputus, kalau terputus harus
mengulang lagi dari awal.
· UDP (User Datagram Protocol)
UDP bersifat connection less, yaitu tidak perlu berkomunikasi dua
arah secara terus menerus, hanya cukup membroadcast data tersebut.
Contoh video streeming, audio streaming, dll.

Comments
Post a Comment